Membagi dan Mencomot: Gembira
Uncategorized November 22nd, 2008Kurang lebih tinggal 10 jam lagi Pesta Blogger ‘08 akan segera di mulai. Ajang ini tak lebih seperti acara kumpul-kumpul komunitas. Tapi saya merasakan ada sesuatu yang lebih dari kegiatan mengelola blog, ia lebih hidup, bernafas, dan mempunyai roh. Bagi sebagian orang “blogging” hanyalah sebatas hobi, mungkin saja biar “gaul”. Apapun yang melatar-belakanginya tak perlu diperdepatkan. Ada pelajaran yang menarik dari aktivitas ngeblog.Saya cukup terperanjat ketika melihat ada postingan yang judulnya mirip dengan dengan tulisan saya yang berjudul “Tips sebelum menghadiri PB’08” di halaman muka sebelah kanan situs dagdigdug. Dengan penasaran, lalu saya meng-klik judul tulisan itu untuk melihat sudut pandang berbeda dari blogger lain. Pertama saya mengira, seorang blogger senior, Enda telah membuat postingan yang sama dan dengan judul yang juga kebetulan persis. Saya lebih terperanjat ketika tahu, ternyata postingan itu adalah tulisan saya yang di kutip - di comot istilah dagdigdug - untuk di tampilkan sebagian. Jujur saya senang, karena tulisan saya masuk di “rubrik” comotan. Seperti yang di ungkapkan Ary Ginanjar, manusia mewarisi sifat-sifat langit yang salah satunya yakni memberi. Kualitas dan kualitas bukanlah sebagai suatu parameter, banyak atau sedikit menjadi tak berarti. Melalui blog, kita di ajarkan untuk saling memberi dan berbagi, dalam semua hal. Mungkin saja kita mengangap sesuatu yang kita bagi itu tak perlu, kurang penting, tak bernilai, useless. Rambut boleh sama hitam, berjalan semua menggunakan kaki, tapi siapa yang tahu kebutuhan dan keinginan bisa berbeda, bukan? Rasakan sensasinya ketika anda memberi buat orang lain. Jadi apa yang telah anda bagi untuk hari ini.